Berdasarkan informasi yang telah dipublikasikan melalui situs P2TK
Dikdas Terkait beredarnya berita tentang terjadinya perubahan mekanisme
persyaratan, pemberian dan pembayaran tunjangan profesi yang isunya
melekat pada gaji, maka dengan ini diinformasikan bahwa sampai saat ini
regulasi terkait dengan isu tersebut belum ada, sehingga dapat
dipastikan tidak ada perubahan pada mekanisme persyaratan, pemberian dan pembayaran tunjangan profesi pada tahun 2015.
Terkait hal tersebut, maka sistem pencairan tunjangan profesi bagi guru
yang telah bersertifikasi pendidik pada tahun 2015 telah diatur
ketentuannya dalam Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 41/PMK.07/2014
tentang Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Transfer Ke Daerah dan Dana
Desa yang terbit pada tanggal 24 Desember 2014 yang ditandatangi Menteri
Keuangan RI Bambang P.S. Brodjonegoro dan Menteri Hukum dan HAM,
Yasonna H Laoly.
Berdasarkan pasal 21 ayat 1 PMK Nomor 241/PMK.07/2014 dinyatakan bahwa
penyaluran tunjangan profesi (TP) guru dilaksanakan secara triwulanan
(pertiga bulan), sebagai berikut :
a. Triwulan I bulan Maret
b. Triwulan II bulan Juni
c. Triwulan III bulan September, dan
d. Triwulan IV bulan November
Begitu pula untuk DTP atau Dana Tambahan Penghasilan bagi guru PNS atau
yang dikenal dengan tunjangan non sertifikasi guru berdasarkan pasal 22
ayat 1 PMK Nomor 241/PMK.07/2014 juga dilakukan secara triwulanan dengan
jadwal pencairan yang sama dengan TP Guru di atas. Download PMK Nomor
241/PMK.07/2014 tentang Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Transfer Ke
Daerah dan Dana Desa selengkapnya dapat diunduh langsung dari links berikut. Semoga bermanfaat dan terimakasih…
http://opsindonesia.blogspot.com/2015/02/ini-dia-mekanisme-pembayaran-tpg.html
http://opsindonesia.blogspot.com/2015/02/ini-dia-mekanisme-pembayaran-tpg.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar